Kamis, 21 April 2011

Tren Apartemen Dekat Kampus

Tren Apartemen Dekat Kampus
[Apartemen]

Apartemen di dekat kampus ternama memiliki prosek bagus. Pasar utamanya mahasiswa, baik yang membeli maupun menyewa.

Kondisi pasar apartemen saat ini secara umum memang sedikit agak lesu. dibandingkan dengan tahun lalu  Penjualannya banyak yang seret. Penyebabnya bukan semata melimpahnya pasok, melainkan mismatch penawaran dengan permintaan. Harga yang ditawarkan rata-rata sudah di atas Rp8 juta/m2, bahkan Rp10 juta/m2.

Padahal apartemen bukan sekedar hunian tapi juga pilihan investasi yang sangat menarik . Kalau harganya terlampau mahal, hitung-hitungan investasinya tidak akan masuk. Disewakan sulit laku, atau laku tapi murah.
Apartemen Taman Melati Margonda Depok
lokasi : hanya selangkah dari Universitas Indonesia Depok


Mungkin belajar dari situasi itu beberapa developer yang berpengalaman mulai realistis membaca pasar. Mereka menawarkan apartemen segmented dan terjangkau segmen yang dituju (targeted) . Yakni, apartemen untuk kalangan mahasiswa. Jadi, lokasi apartemen bukan di tengah kota atau kawasan bisnis tapi dekat kampus.

“Karena sasarannya mahasiswa harganya juga harga mahasiswa, murah meriah. Tapi, dari sisi investasi sangat menarik karena potensi penyewanya besar,” kata Aldo, Marketing Eksekutif  Apartemen Taman Melati Margonda , yang membangun apartemen TMM dekat Universitas Indonesia, Depok.

Di Jabodetabek pilihan apartemen dekat kampus ada lima: Taman Melati Margonda (Depok), Salemba Residence (Jakarta Pusat), Mediterania Garden Residences 2 (Jakarta Barat), dan Metropark Condominium (Kota Jababeka, Bekasi). Sedangkan di Surabaya satu: Metropolis di Jl Tenggilis.

Tipe studio paling laku

Semuanya di dekat kampus perguruan tinggi ternama seperti UI, Gunadarma, Trisakti, Tarumanegara, dan President University.. Sementara Apartemen Taman Melati Margonda hanya selangkah atau 100 meter dari Universitas Indonesia dan 4 menit ke Universitas Guna Dharma. Jadi, potensi pasarnya para mahasiswa perguruan tinggi elit itu yang sebagian besar kalangan menengah atas. Mereka bisa pembeli atau penyewa.

Harga apartemen relatif murah. Tipe studio 23,7 m2 di Taman Melati Margonda hanya Rp222 juta sudah termasuk PPN 10%, AJB, IMB, Balik Nama SHM-SRS, instalasi jaringan listrik dan air ,  Dengan DP hanya 20 persen ( Jika melalui KPA) , kredit 10 tahun, dan bunga 8.8 persen, cicilannya hanya Rp 2,2 juta/bulan.

Apalagi, kampus-kampus itu menerima ribuan mahasiswa baru. UI misalnya, menerima 7.000 mahasiswa baru setiap tahun. Itulah kenapa apartemen-apartemen itu laris manis. Yang paling laku tipe studio. Ada lima tipe yang ditawarkan: tipe 23,70 Tipe 23,95, tipe 32,20, dan tipe double bedroom seluas 47,35m2, Tipe 23,7 (studio) 35% sudah habis, padahal baru dipasarkan sejak 11 Maret 2011 kemarin.

Aldo menambahkan, selain profesional muda, dosen, mahasiswa  dan orang tua mahasiswa, konsumennya juga investor termasuk pemilik rumah kost juga ikut invest pada properti jenis apartemen ini, . Banyak yang membeli lebih dari satu unit. Karena itu Taman Melati Margonda berani pasang target tinggi.

Pilihan investasi

Taman Melati Margonda sejak dipasarkan 11 Maret 2011 (bersamaan dengan soft lounching) . Dari 370 unit yang telah dan sedang dipasarkan , yang tersisa kurang dari 30 persen. “Ini bukti kalau lokasi Kami sangat strategis  dan segmennya pas banget".

Respon yang sangat bagus itu tidak terlepas dari lokasi Apartemen  Taman Melati Margonda di depan stasiun kereta Rel Listrik  Universitas Indonesia , strategis dikelilingi kampus UI, Gunadarma, dan Universitas Pancasila (Unpas). “Ke Universitas Indonesia  cukup jalan kaki karena hanya 100 meter,” ujarnya.

Ketiga kampus itu setiap tahun menerima 27 ribu mahasiswa baru. Yang terbesar Gunadarma (15.000 mahasiswa), menyusul UI (7.000), dan Unpas (5.000). Ditambah mahasiswa tahun kedua dan ketiga, potensi pasar apartemen makin besar lagi.

dan kabarnya lagi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia  yang berada di Salemba  Jakarta beserta rumah sakit nya akan segera dipindah ke Universitas Indonesia yang berada di Depok , ini akan makin memperindah angka sewa yang akan diperoleh oleh investor pada pasar properti di lokasi Kami.

Apartemen menengah

Metropark yang dilansir September 2006 hanya melansir dua menara sebanyak 288 unit. Dari 70 persen yang sudah terjual, 10 persen dibeli orang tua mahasiswa President University, sisanya para eksekutif yang bekerja di kawasan industri di Jababeka dan investor dari Jakarta.

Metropark menawarkan tipe 27 m2 seharga Rp145 juta dan 54 m2 seharga Rp280 juta. Pembangunan direncanakan selesai Oktober 2007. “Unit yang tidak ditempati pemiliknya akan dikelola menjadi service apartment,” kata Riyani Dewi, Marketing & Communication Manager Kota Jababeka.

Sementara Mediterania Garden Residences 2 di Jl Tanjung Duren dan Salemba Residence (700 unit) di Jl Salemba Tengah II membidik segmen lebih atas. Keduanya dijual Rp10 juta/m2. Tipe 42 di Mediterania Garden dilepas Rp406 juta (tunai atau tunai bertahap). Harganya agak mahal karena akhir tahun ini sudah serah terima. Sekarang konstruksi sudah sekitar 85 persen.

Fasilitasnya juga lebih lengkap, spesifikasi unit lebih baik. Masih tersisa tipe 32,5 m2 dan 42 m2. Tipe tiga kamar (70,5 m2) sudah habis. Di sekitar Mediterania Garden berdiri kampus Trisakti, Tarumanegara, Ukrida, dan Indonusa Esa Unggul. Mediterania Garden 2 merupakan bagian dari mix used complex Central Park (21 ha).

Peta Lokasi Apartemen Taman Melati Margonda Depok

Di Salemba Residence tipe 38 m2 dijual Rp371 juta dan tipe 48 m2 Rp475 juta. Pembangunannya hampir rampung. Tower A akan diserahkan September 2007, tower B Maret 2008. Di sekitarnya berdiri kampus FK dan FKM UI, Universitas Persada Indonesia, Universitas Bung Karno, dan Trisakti. Hadi Prasojo, Yoenazh, Samsul

Aman, Murah, dan Menguntungkan

Tidak berlebihan kalau disebutkan, apartemen mahasiswa cukup menjanjikan sebagai investasi. Tipe studio rata-rata laku disewakan Rp1,5 juta sd 2 Juta / bulan, sehingga kalau dibeli secara kredit, pendapatan sewa itu relatif cukup untuk menutup cicilan setiap bulan. Bahkan Urban’a dekat kampus elit UPH diprediksikan bisa laku Rp2,5 juta/bulan.


para developer optimis apartemennya akan kebanjiran penyewa mahasiswa. Selain lebih aman dan terjaga privasinya, di apartemen mereka juga mendapat banyak fasilitas, yang tidak akan ditemui di rumah kos.


Artikel terkait :

Soft Lauching Pembangunan Taman Melati Margonda

Sejarah Pendidikan Kota Depok 

Mengapa banyak yang memilih tinggal di Apartemen 

Apartemen Strategis terdekat dengan UI Depok








Tidak ada komentar:

Posting Komentar